TOL BANDARA SOEKARNO-HATTA

Posted On Februari 4, 2008

Disimpan dalam Tak Berkategori

Comments Dropped leave a response

Banjir masih bertahan di ruas Jl Tol Sedyatmo menuju Bandara Soekarno-Hatta, hingga kemarin malam. Calon penumpang maupun kru pesawat tertahan akibat akses ke bandara terputus. Lalu-lintas bandara pun menjadi kacau.Mengantisipasi kejadian serupa di kemudian hari, Pemprov DKI Jakarta mengupayakan pembangunan jalan layang (fly over) di tol ke bandara. Demikian pula dengan pembangunan jalur kereta api dari Manggarai ke Bandara.

”Kita sudah sepakat untuk mengambil langkah-langkah penting. Untuk bandara akan dibangun jalan bertingkat. Rencananya sudah siap,” papar Gubernur DKI Jakarta, Fauzi Bowo, Ahad (3/2).

Namun, Gubernur tak menjelaskan rinci pembangunan fly over itu. Kepala Cabang Cililitan-Tomang-Cengkareng PT Jasa Marga, David Wijayanto, menjelaskan, jalan tol arah bandara akan dilebarkan. ”Selain dilebarkan, juga akan ditinggikan 1,5 meter,” kata David.

Rencananya, jalan Tol Sedyatmo ditambah dua jalur, dari pintu tol Kapuk (KM 22) hingga ke KM 28 atau tepat bersisian dengan Sungai Kamal. 

”Mudah-mudahan Maret sudah bisa dimulai pembangunannya,” jelasnya. Pada saat bersamaan, peletakan baru pertama jalur kereta Manggarai-Bandara senilai Rp 1,5 triliun, kata Kahumas PT KA Daops I Jabodetabek, Ahmad Sujudi, juga akan dimulai. Namun, masyarakat harus bersabar untuk dapat menggunakan kereta dengan rute sepanjang 27 kilometer tersebut.

”Kereta baru bisa beroperasi pada 2009, dan melintas di atas jalan layang di samping jalan tol,” urainya. Selain mempercepat arus lalu-lintas dari dan ke bandara karena jarak tempuhnya hanya 15 menit, alat transportasi ini akan menjadi solusi jika jalan tol tergenang seperti saat ini.

Sementara, jika genangan air di jalan tol bandara yang hingga kemarin malam masih terputus tak juga surut, administrator Bandara Soekarno-Hatta berniat mengalihkan penerbangan ke Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur. Rencananya, kata Kepala Kantor Administrator Bandara, Herry Bakti, pemindahan itu hanya untuk penerbangan domestik.

Menhub, Jusman SD, akan mengeluarkan tata aturan standar bagi maskapai ketika menghadapi kondisi darurat seperti cuaca buruk yang membuat batas pandang di landas pacu bandara kurang dari 500 meter. Aturan ini mengharuskan maskapai menghargai penumpang.

Maskapai juga wajib memberi informasi yang jelas mengenai kondisi penerbangan beserta solusinya. Misalnya, aturan yang menyebutkan jika terlambat satu jam, mesti beli tiket pengganti. ”Penumpang berhak menentukan pilihan dan tidak boleh dirugikan.”

Wapres Jusuf Kalla meminta agar pemprov menerapkan Perpres 36/2005 tentang pengadaan tanah bagi pelaksanaan pembangunan untuk kepentingan umum. Fauzi Bowo, saat dikonfirmasi, menegaskan akan secepatnuya memberlakukan Perpres tersebut.

“Dana kompensasinya akan dikonsinyasikan dengan pengadilan, “tegas Fauzi. Pembebasan tanah untuk banjir kanal, saat ini baru mencapai 72 persen dan ditargetkan tuntas tahun ini.

Sumber : www.republika.co.id

Respond now.